Pasangan terbaik itu seperti sepatu.
Bentuknya tak persis sama namun serasi.
Saat berjalan terlihat tak kompak tapi tujuannya sama.
Tak pernah ganti posisi, namun saling melengkapi.
Selalu sederajat tak ada yang lebih rendah atau tinggi.
Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti.
SEPATU: SEjalan samPAi TUa, hingga maut yang memisahkan.
Rabu, 08 April 2015
Kisah Sebatang Pensil
52 Votes
Kisah Sebatang Pensil
Si anak lelaki memandangi neneknya yang sedang menulis surat, lalu bertanya, “Apakah Nenek sedang menulis cerita tentang kegiatan kita? Apakah cerita ini tentang aku?”
Sang nenek berhenti menulis surat dan berkata kepada cucunya, “Nenek memang sedang menulis tentang dirimu, sebenarnya, tetapi ada yang lebih penting daripada kata – kata yang sedang Nenek tulis, yakni pensil yang Nenek gunakan. Mudah – mudahan kau menjadi seperti pensil ini, kalau kau sudah dewasa nanti.”
Si anak lelaki merasa heran, diamatinya pensil itu, kelihatannya biasa saja.
“Tapi pensil itu sama saja dengan pensil – pensil lain yang pernah kulihat!”
“Itu tergantung bagaimana kau memandang segala sesuatunya. Ada lima pokok yang penting, dan kalau kau berhasil menerapkannya, kau akan senantiasa merasa damai dalam menjalani hidupmu.”
Pertama : Kau sanggup melakukan hal – hal yang besar, tetapi jangan pernah lupa bahwa ada tangan yang membimbing setiap langkahmu. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Dia selalu membimbing kita sesuai dengan kehendak-Nya.
Kedua : Sesekali Nenek mesti berhenti menulis dan meraut pensil ini. Pensil ini akan merasa sakit sedikit, tetapi sesudahnya dia menjadi jauh lebih tajam. Begitu pula denganmu, kau harus belajar menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan, sebab penderitaan dan kesedihan akan menjadikanmu orang yang lebih baik.
Ketiga : Pensil ini tidak keberatan kalau kita menggunakan penghapus untuk menghapus kesalahan – kesalahan yang kita buat. Ini berarti, tidak apa – apa kalau kita memperbaiki sesuatu yang pernah kita lakukan. Kita jadi tetap berada di jalan yang benar untuk menuju keadilan.
Keempat : Yang paling penting pada sebatang pensil bukanlah bagian luarnya yang dari kayu, melainkan bahan grafit di dalamnya. Jadi, perhatikan selalu apa yang sedang berlangsung di dalam dirimu.
Dan yang Kelima : Pensil ini selalu meninggalkan bekas. Begitu pula apa yang kau lakukan. Kau harus tahu bahwa segala sesuatu yang kau lakukan dalam hidupmu akan meninggalkan bekas, maka berusahalah untuk menyadari hal tersebut dalam setiap tindakanmu.
[Source : Like the Flowing River – Paulo Coelho]
52 Votes
Kisah Sebatang Pensil
Si anak lelaki memandangi neneknya yang sedang menulis surat, lalu bertanya, “Apakah Nenek sedang menulis cerita tentang kegiatan kita? Apakah cerita ini tentang aku?”
Sang nenek berhenti menulis surat dan berkata kepada cucunya, “Nenek memang sedang menulis tentang dirimu, sebenarnya, tetapi ada yang lebih penting daripada kata – kata yang sedang Nenek tulis, yakni pensil yang Nenek gunakan. Mudah – mudahan kau menjadi seperti pensil ini, kalau kau sudah dewasa nanti.”
Si anak lelaki merasa heran, diamatinya pensil itu, kelihatannya biasa saja.
“Tapi pensil itu sama saja dengan pensil – pensil lain yang pernah kulihat!”
“Itu tergantung bagaimana kau memandang segala sesuatunya. Ada lima pokok yang penting, dan kalau kau berhasil menerapkannya, kau akan senantiasa merasa damai dalam menjalani hidupmu.”
Pertama : Kau sanggup melakukan hal – hal yang besar, tetapi jangan pernah lupa bahwa ada tangan yang membimbing setiap langkahmu. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Dia selalu membimbing kita sesuai dengan kehendak-Nya.
Kedua : Sesekali Nenek mesti berhenti menulis dan meraut pensil ini. Pensil ini akan merasa sakit sedikit, tetapi sesudahnya dia menjadi jauh lebih tajam. Begitu pula denganmu, kau harus belajar menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan, sebab penderitaan dan kesedihan akan menjadikanmu orang yang lebih baik.
Ketiga : Pensil ini tidak keberatan kalau kita menggunakan penghapus untuk menghapus kesalahan – kesalahan yang kita buat. Ini berarti, tidak apa – apa kalau kita memperbaiki sesuatu yang pernah kita lakukan. Kita jadi tetap berada di jalan yang benar untuk menuju keadilan.
Keempat : Yang paling penting pada sebatang pensil bukanlah bagian luarnya yang dari kayu, melainkan bahan grafit di dalamnya. Jadi, perhatikan selalu apa yang sedang berlangsung di dalam dirimu.
Dan yang Kelima : Pensil ini selalu meninggalkan bekas. Begitu pula apa yang kau lakukan. Kau harus tahu bahwa segala sesuatu yang kau lakukan dalam hidupmu akan meninggalkan bekas, maka berusahalah untuk menyadari hal tersebut dalam setiap tindakanmu.
[Source : Like the Flowing River – Paulo Coelho]
Seminggu yg lalu saya dpt servisan tv samsung flat stlh saya bongkar trnyata speakernya ga ada ..sy tanya "kmn speakerny bu". Dia jwb "sy kurang tahu ini tv dikasih org pak".lalu sy bilang ini harga spekrnya 20rb jd 2 40rb saya minta ongkos 40rb jd totalnya 80 rb bu...kmdian besokny saya pasang dan beres lalu ibunya bilang tunggu bapak nya ya lg ktpt tetangga ...30mnt kmdian bapaknya blm datang "kok bapaknya blm datang ya." jwb ibu ny"kurang tahu pak kok bisa lama" lalu saya bilang"udh jam 8 saya ksini lg ya bu ..kmdian saya pulang malam ny saya datang ga ada org drumah dtlp ga di angkat besoknya saya datang lg jam 5 sore saya tunggu ddpan rumah hpir 1 jam..saya smpat emosi krn seolah mmpermainkan saya..lalu datanglah bapak itu dgn ibunya mmbawa duit 50rb..maaf pak saya cuma bisa bayar 50rb dulu ya...sisa nya miggu dpn ..rupanya mereka dr kemarin mncari pinjaman kmana2 saya ngobrol sama bapakny yg rpanya org baru 2 bulan ditangerang kerja jd satpam gaji 1.2 juta dia ngontrak bayar 500rb sbln dan rupanya duit Services itu udh disiapin buat saya tp krn istrinya sakit uang itu jd berobat istri nya..pantesan kmarin mereka mondar mandir nyari pinjaman..anak mrka 1 umur nya 3thn saya jg heran kmarin kok buat susu untuk saya itu rupanya susu anaknya krn ga ada duit lg buat beli kopi...dlm hati saya mnangis ..lalu bapaknya kasih saya duit 50rb lalu saya kasih anaknya 20rb dan saya bilang sama bapak itu.." sisa yg 30rb itu jgn bapak pikirin lg itu buat anak bapak aja buat beli susu nya"...saya merintih dlm hati...ya Tuhan alangkah sedihnya hidup dnegri ini..
Dpt servis tv sharp slavo 21 slim protek..hmm..sharp proteks.mulai dr regulator str w6556A .if vertikal.flyback elco bagus..hmm..aku harus bisa.. buang air besar.mikir..lg makan ..mikir..mau tidur mikir..dua hari kmudian iseng cek. Tegangan di. 050RDA1 yg kaki 4 lah kok tegangan ga kluar..lalu iseng saya ganti dgn 090RDA1 ..BRAAAKK..nyala..yes..tp...warna hitam putih dan tidak ada suara lalu saya buka sermod pencet v- dan prog + brsamaan lsg dihidupkan tp udh dseting ga ngaruh..wah jgn2 050RDA1 ga bisa pakai yg 090RDA1 besoknya saya beli yg 050RDA1..lalu saya pasang ...braak hidup..suara ada sama udh ada warna..woww rupanya ngaruh klu beda tegangan ya...saya tes 1jam ok...ya mudah2an cerita ini ada manfaatnya buat yg lain..
SALAH TAFSIR
Suatu pagi yang indah di sebuah sekolah dasar, seorang guru yang begitu berdedikasi mengajar anak2 muridnya tentang betapa bahayanya minuman keras kepada mereka. Sebelum memulai pelajarannya pada hari itu dia telah mengambil 2 ekor cacing yang hidup, sebagai sampel dan dua gelas yang masing2 berisi dengan air mineral dan arak..
“Coba perhatikan murid2.. lihat bagaimana saya akan memasukkan cacing ini kedalam gelas, perhatikan betul2. Cacing yang sebelah kanan saya, akan saya masukkan ke dalam air mineral sedangkan cacing yang sebelah kiri saya akan masukkan ke dalam arak. Perhatikan betul2.”
Semua mata tertuju pada kedua ekor cacing itu. Cacing yang berada dalam gelas yang berisi air mineral itu berenang di dasar gelas, sedangkan cacing yang berada di dalam arak tergeletak lalu mati. Si guru tersenyum lebar melihat anak2 muridnya memberikan perhatian pada pelajarannya.
“Baiklah murid2, apa yang kamu dapat dari pelajaran yang saya tunjukkan tadi??”
Dengan penuh yakin anak2 muridnya menjawab,
Untuk menghindari cacingan….. minumlah arak………
Suatu pagi yang indah di sebuah sekolah dasar, seorang guru yang begitu berdedikasi mengajar anak2 muridnya tentang betapa bahayanya minuman keras kepada mereka. Sebelum memulai pelajarannya pada hari itu dia telah mengambil 2 ekor cacing yang hidup, sebagai sampel dan dua gelas yang masing2 berisi dengan air mineral dan arak..
“Coba perhatikan murid2.. lihat bagaimana saya akan memasukkan cacing ini kedalam gelas, perhatikan betul2. Cacing yang sebelah kanan saya, akan saya masukkan ke dalam air mineral sedangkan cacing yang sebelah kiri saya akan masukkan ke dalam arak. Perhatikan betul2.”
Semua mata tertuju pada kedua ekor cacing itu. Cacing yang berada dalam gelas yang berisi air mineral itu berenang di dasar gelas, sedangkan cacing yang berada di dalam arak tergeletak lalu mati. Si guru tersenyum lebar melihat anak2 muridnya memberikan perhatian pada pelajarannya.
“Baiklah murid2, apa yang kamu dapat dari pelajaran yang saya tunjukkan tadi??”
Dengan penuh yakin anak2 muridnya menjawab,
Untuk menghindari cacingan….. minumlah arak………
Langganan:
Komentar (Atom)
PIN DATA IC MICOM
PIN DATA IC MICOM /> AN 5192 K-A ------------------------- pin1 =R CLAMP pin2 =G CLAMP pin3 =B CLAMP pin4 =KILLER...
-
PERSAMAAN FLYBACK TV DATA FBT goldstar BSC25-Z305A BSC25-Z3201 FCM20B058 154-064 154-177B 1=HOT 2=180V 3B+ 4=GRND 5=16V 6=24V 7=4...
-
PIN DATA IC MICOM /> AN 5192 K-A ------------------------- pin1 =R CLAMP pin2 =G CLAMP pin3 =B CLAMP pin4 =KILLER...
-
Dpt servis tv sharp slavo 21 slim protek..hmm..sharp proteks.mulai dr regulator str w6556A .if vertikal.flyback elco bagus..hmm..aku harus b...